Meneladani Jejak Pengabdian, Kwarran Sumbang Anjangsana ke Rumah Kak Suroso


 Sumbang, 14 Agustus 2026 – Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Kwartir Ranting (Kwarran) Sumbang tidak hanya diisi dengan upacara. Seusai pelaksanaan upacara pada Jumat, 14 Agustus 2026, pengurus Kwarran Sumbang melanjutkan rangkaian kegiatan dengan anjangsana ke kediaman Kak Suroso Di Grumbul Kedungares, Desa Tambaksogra, salah satu tokoh yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Gerakan Pramuka di Kecamatan Sumbang.

Anjangsana tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih kepada Kak Suroso atas pengabdian dan kontribusinya bagi Gerakan Pramuka. Kak Suroso pernah dipercaya sebagai Sekretaris Kwarran Sumbang pada masa bakti 1971 sampai dengan 1992.

Kehadiran pengurus Kwarran Sumbang disambut hangat oleh Kak Suroso. Dalam suasana penuh kekeluargaan, rombongan berbincang dan mengenang perjalanan Gerakan Pramuka di Sumbang dari masa ke masa.

Momentum anjangsana tahun ini terasa semakin istimewa. Kak Suroso kini berusia 81 tahun, sama dengan usia kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2026. Kesamaan usia tersebut menjadi simbol perjalanan panjang seorang tokoh Pramuka yang telah melewati berbagai fase perkembangan bangsa sekaligus perjalanan Gerakan Pramuka.



“Anjangsana ini menjadi bentuk penghormatan kami kepada para senior dan tokoh Pramuka yang telah lebih dahulu mengabdikan diri. Apa yang kita nikmati dalam Gerakan Pramuka saat ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengabdian para pendahulu,” ungkap pengurus Kwarran Sumbang dalam kesempatan tersebut.

Bagi keluarga besar Kwarran Sumbang, Kak Suroso bukan sekadar mantan pengurus. Beliau merupakan bagian dari sejarah perjalanan organisasi di tingkat ranting. Masa pengabdiannya sebagai Sekretaris Kwarran selama lebih dari dua dekade menjadi catatan penting dalam perkembangan Gerakan Pramuka Sumbang.

Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi generasi Pramuka saat ini untuk belajar dari pengalaman para pendahulu. Nilai kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab, kebersamaan, dan pengabdian menjadi bagian penting yang perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Semangat pengabdian tidak mengenal batas usia. Selama masih mampu memberikan inspirasi dan teladan, para senior tetap menjadi sumber pembelajaran bagi generasi Pramuka saat ini,” menjadi pesan yang mengemuka dalam kegiatan anjangsana tersebut.

Rangkaian anjangsana ini sekaligus memperkuat makna peringatan Hari Pramuka ke-65. Peringatan tidak hanya menjadi momentum untuk melihat perkembangan organisasi ke depan, tetapi juga untuk mengingat, menghargai, dan menyambung kembali silaturahmi dengan para tokoh yang telah meletakkan dasar perjalanan Gerakan Pramuka di Sumbang.



Dengan usia 81 tahun, Kak Suroso menjadi saksi perjalanan panjang Indonesia sekaligus perjalanan Gerakan Pramuka di Sumbang. Dari generasi ke generasi, semangat pengabdian tersebut diharapkan terus dilanjutkan.

Hari Pramuka ke-65 bukan hanya tentang mengenang perjalanan, tetapi juga tentang meneruskan nilai pengabdian dari para pendahulu untuk membangun Pramuka Sumbang yang semakin kompak, profesional, adaptif, dan hadir untuk masyarakat.

Pewarta: Rj Scout

Posting Komentar untuk "Meneladani Jejak Pengabdian, Kwarran Sumbang Anjangsana ke Rumah Kak Suroso"