PERKEMAHAN PENEGAK BANTARA AMBALAN DEWANTARA FATMAWATI SMK DEWANTARA SUMBANG BEKALI SISWA DENGAN MATERI KEBENCANAAN DAN PELAPORAN BENCANA

Sumbang, 11 Juni 2026 – Ambalan Dewantara Fatmawati SMK Dewantara Sumbang menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Penegak Bantara yang dilaksanakan pada Kamis hingga Jumat, 11–12 Juni 2026, di Lapangan SMK Dewantara. Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 50 siswa kelas X ini bertujuan membentuk karakter disiplin, meningkatkan kepedulian sosial, serta membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang kebencanaan dan kepramukaan.

Kegiatan diawali dengan sesi materi dari anggota Koramil Sumbang yang memberikan pembekalan tentang kedisiplinan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar. Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin sebagai modal utama dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan kepramukaan.

Pada sesi kedua, peserta menerima materi Pramuka Peduli, kebencanaan, dan mitigasi bencana yang disampaikan oleh Kak Rasno. Dalam materinya, Kak Rasno menekankan bahwa bencana tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi sehingga setiap anggota Pramuka perlu memahami kondisi lingkungan sekitar sejak dini melalui upaya mitigasi bencana.

"Kebencanaan tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Oleh karena itu, sebagai Pramuka kita harus memahami potensi risiko di lingkungan sekitar dan meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini," ungkap Kak Rasno.

Beliau juga menjelaskan bahwa anggota Pramuka Peduli harus memiliki kepekaan sosial terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di masyarakat, seperti kecelakaan, tanah longsor, banjir, pohon tumbang, orang gantung diri, maupun korban yang terjatuh ke dalam sumur. Namun demikian, dalam melakukan pertolongan harus tetap memperhatikan keselamatan diri.

"Jangan sampai niat menolong justru membuat kita menjadi korban berikutnya. Karena itu anggota Pramuka dibekali keterampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) agar dapat memberikan bantuan secara aman dan tepat," tambahnya.

Selain itu, peserta juga diajak untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong sebagai wujud pengamalan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Kak Rino Junianto mengenai tata cara pelaporan kebencanaan. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa laporan kebencanaan merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka Peduli sekaligus sebagai dokumentasi data dan fakta terkait kejadian serta penanganan yang telah dilakukan.

Kak Rino menjelaskan bahwa laporan kebencanaan harus memuat beberapa komponen penting, yaitu identitas kejadian yang meliputi jenis kejadian, tanggal, waktu, hari, dan lokasi kejadian. Selain itu, laporan juga harus berisi kronologi kejadian, tindakan yang dilakukan oleh Pramuli seperti asesmen lokasi, koordinasi dengan pihak terkait, penyaluran bantuan, serta berbagai kegiatan lain yang dilakukan di lapangan.

Tidak hanya itu, laporan juga harus mencantumkan data korban dan dampak yang ditimbulkan, personel yang terlibat, dokumentasi kegiatan, serta penutup yang berisi kesimpulan dan rekomendasi tindak lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Rino juga mengingatkan pentingnya etika dokumentasi saat melakukan kegiatan kemanusiaan.

"Dalam mendokumentasikan korban, identitas dan wajah korban harus dilindungi, misalnya dengan menutup wajah menggunakan stiker atau cara lainnya. Dokumentasi korban tidak boleh langsung disebarluaskan ke media sosial tanpa memperhatikan aspek etika dan perlindungan privasi," tegasnya.

Melalui kegiatan PBA dan Bantara ini, diharapkan para siswa SMK Dewantara tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang disiplin, peduli, tanggap bencana, serta memiliki kemampuan dasar dalam membantu masyarakat secara aman dan bertanggung jawab ketika terjadi keadaan darurat.

Pewarta: Rj Scouts

Posting Komentar untuk "PERKEMAHAN PENEGAK BANTARA AMBALAN DEWANTARA FATMAWATI SMK DEWANTARA SUMBANG BEKALI SISWA DENGAN MATERI KEBENCANAAN DAN PELAPORAN BENCANA"