RAKERAN Gerakan Pramuka Kwarran Sumbang 2026 Bahas Program Strategis dan Tegaskan Transparansi Keuangan


 Sumbang, Banyumas - Kwartir Ranting (Kwarran) Sumbang menyelenggarakan Rapat Kerja Ranting (RAKERAN) Tahun 2026 pada Sabtu, 14 Februari 2026 bertempat di MTs Negeri 3 Banyumas, Desa Silado, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh 54 peserta yang terdiri dari Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigus) dari pangkalan SD/MI, SMP/MTs, dan SMK se-Kecamatan Sumbang, serta unsur Majelis Pembimbing Desa (Mabisa).

Rapat kerja dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting Harian (Kamabiran) Sumbang, Hermawan Novianto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh Mabigus dari 54 pangkalan yang telah hadir memenuhi undangan. Kehadiran para Mabigus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kemajuan pembinaan Gerakan Pramuka di wilayah Kecamatan Sumbang.



RAKERAN ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi dan perencanaan program kerja Kwarran Sumbang. Agenda utama yang dibahas meliputi laporan program kerja yang telah dilaksanakan selama tahun 2025, evaluasi program yang belum terlaksana, serta pembahasan program partisipasi Kwarran Sumbang dalam kegiatan di tingkat Kwarcab Banyumas.

Selain itu, rapat juga membahas laporan penggunaan iuran Kwarran Tahun 2025 dan rencana program kerja tahun 2026 dari seluruh bidang yang ada di Kwarran Sumbang. Hal ini bertujuan agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan secara optimal, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan pembinaan anggota Pramuka di setiap pangkalan.

Ketua Kwarran Sumbang, Tarkam, dalam laporannya menyampaikan capaian program kerja Kwarran Sumbang selama tahun 2025 serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Ia menegaskan bahwa Kwarran Sumbang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan melalui program-program yang terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, salah satu peserta RAKERAN, Fadlilah selaku Mabigus dari SD Negeri 2 Kotayasa sekaligus Dewan Pemeriksa Keuangan Kwarran Sumbang, menyampaikan pentingnya keterbukaan laporan keuangan agar seluruh pangkalan memahami secara rinci penggunaan iuran yang telah disetorkan.

Menanggapi hal tersebut, Kak Tarkam menjelaskan bahwa laporan penggunaan iuran telah disampaikan secara transparan, termasuk rincian iuran yang masuk ke kas Kwarran Sumbang dan iuran yang disetorkan ke Kwarcab Banyumas. Ia juga menyampaikan bahwa seringkali terjadi kendala karena pembayaran iuran dari pangkalan dilakukan mendekati akhir tahun, sementara kegiatan Kwarran telah berjalan secara rutin setiap bulan dari enam bidang kegiatan.

Penjelasan lebih rinci juga disampaikan oleh Bendahara Kwarran Sumbang, Sri Handayani, yang memaparkan laporan keuangan secara terbuka dan memberikan gambaran penggunaan anggaran dalam mendukung berbagai kegiatan pembinaan.

Melalui musyawarah yang berlangsung secara demokratis, RAKERAN Kwarran Sumbang Tahun 2026 menghasilkan beberapa kesepakatan penting, di antaranya tidak adanya kenaikan iuran pangkalan pada tahun 2026. Namun demikian, anggaran untuk pendaftaran kegiatan lomba dan kebutuhan kesekretariatan disesuaikan dengan kebutuhan yang berkembang, berdasarkan kesepakatan bersama para Ketua Mabigus se-Kecamatan Sumbang.

RAKERAN ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan program Kwarran Sumbang Tahun 2026, sehingga seluruh kegiatan pembinaan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi perkembangan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Di ruang rapat sederhana seperti ini, masa depan organisasi sebenarnya sedang “diprogram.” Bukan dengan kode komputer, melainkan dengan musyawarah, transparansi, dan visi bersama tiga hal yang secara historis selalu menjadi mesin paling andal untuk membangun lembaga yang bertahan lama.

Posting Komentar untuk "RAKERAN Gerakan Pramuka Kwarran Sumbang 2026 Bahas Program Strategis dan Tegaskan Transparansi Keuangan"